Kamu Pantas Punya Ruang

in Steem SEAyesterday

1000115293.jpg


Orang yang suka memendam semuanya sendiri, mereka dari kecil terbiasa dibilang "jangan menangis", sudah biasa saja.

Mereka belajar bahwa perasaannya tidak benar-benar punya ruang. Akhirnya, mereka terbiasa menahan semuanya sendiri.

Akhirnya, mereka bisa jadi orang yang terlalu mandiri. Akhirnya, mereka bisa jadi orang yang people pleaser. Akhirnya mereka jadi orang yang cemas berlebihan.



1000009808.jpg

Semua orang bisa menikah, tapi tidak semua orang siap dengan perannya. Kalau kamu mengalaminya, ayo hentikan pola toxic dimulai dari kamu. Caranya kamu harus pulih dengan proses cintai diri.

Memulai pulih itu nggak dramatis.
Nggak selalu berupa nangis kencang di tengah malam atau curhat panjang ke orang lain.

Kadang pulih itu cuma, Kamu berani bilang “aku capek” tanpa merasa bersalah.
Kamu berani bilang “nggak” tanpa takut ditinggalkan. Kamu berani duduk diam dengan perasaanmu sendiri, tanpa buru-buru menutupnya dengan kerjaan atau candaan.

Selama ini kamu terbiasa jadi tempat aman untuk orang lain. Tapi lupa jadi tempat aman untuk dirimu sendiri. Cintai diri bukan berarti jadi egois. Artinya kamu berhenti menjadikan dirimu sebagai orang terakhir yang boleh capek, marah, dan sedih. Artinya kamu ngasih ruang buat perasaanmu, sama seperti kamu ngasih ruang buat perasaan orang lain.**

Pelan-pelan, belajar kenali apa yang bikin kamu sesak. Tulis, diam, atau omongin ke orang yang bisa dipercaya. Rasanya aneh di awal. Karena selama ini menahan itu yang terasa “aman”. Tapi lama-lama, kamu akan mengerti: lega itu rasanya kayak nafas yang akhirnya boleh keluar.

Kamu nggak harus sempurna buat dicintai. Kamu nggak harus kuat sepanjang waktu buat dianggap berharga. Kamu cukup jadi manusia yang boleh lelah, boleh rapuh, boleh minta tolong. Dan kalau kamu masih bingung mulai dari mana, mulai dari berhenti menyalahkan diri sendiri untuk luka yang bukan salahmu.

Pola toxic nggak akan berhenti kalau kamu terus mewariskannya ke dirimu sendiri.
Tapi hari ini, kamu bisa jadi orang pertama di keluargamu yang bilang,
“Cukup sampai di aku.”

Pelan-pelan ya. Kamu pantas punya ruang. Kamu pantas merasa aman, bahkan saat sendirian. Bagian mana dari dirimu yang paling lama kamu tahan, tapi sekarang ingin kamu kasih ruang?

Salam kompak selalu.

By @midiagam