Menikmati sate di kota asal Sate yang mendunia
Bapak steemit semuanya salam sukses selalu buat anda semuanya dimanapun anda berada...
Pagi ini kami berangkat menuju kota Bireuen dengan rencana menjenguk salah satu kerabat yang dirawat di sebuah rumah sakit yang ada di kota tersebut. Yang pada awalnya kami rencanakan langsung menuju ke tempat tersebut, namun dalam perjalanan ada informasi bahwa orang tersebut telah meninggal dunia. Kami pun langsung berangkat pada pukul 07.00 pagi, hal ini untuk menghindari terjadinya antrian panjang di jembatan Kuta Blang. Jalan yang tidak begitu ramai membuat saya bisa melaju dengan kecepatan di atas rata-rata. Dapat dikatakan bahwa perjalanan saya pakde ya pagi ini tidak ada halangan sehingga hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit saya sudah sampai di jembatan tersebut.
Karena belum sarapan pagi, sesampainya di kota matang glumpang dua saya singgah di sebuah warung yang berada di lintas jalan nasional di pusat kota untuk menikmati sarapan pagi. Di warung ini banyak menu pilihan yang bisa kita pilih sendiri sesuai dengan selera kita. Saya memesan sate matang satu porsi, istri saya mau menikmati nasi gurih yang dijual di warung tersebut. Selain menu tersebut tersedia juga lontong di warung ini.
Suasana di warung kopi ini memang tidak terlalu ramai. Umumnya orang yang singgah di warung ini selesai menikmati makan atau sarapan pagi langsung berangkat. Dan yang indah umumnya adalah orang yang sedang melakukan perjalanan menuju ke kabupaten lainnya atau kota lainnya yang jaraknya lebih jauh dari kota Bireuen. Bagi kami singgah di kota matang glumpang dua adalah hal yang biasa apalagi kami sedang dalam perjalanan menuju kota Samalanga yang berada di perbatasan kabupaten Bireuen dengan Pidie Jaya.
Sate yang dijual di tempat ini langsung diproses ketika kita memesannya. Saya mau nikmati sarapan pagi karena saya memang akan melakukan perjalanan yang masih panjang. Yang diperkirakan butuh waktu satu jam lagi hingga sampai di rumah tujuan yang berada di kota Samalanga. Berbicara tentang sate yang dijual di sini merupakan sebuah hal biasa apalagi saya pernah menempuh pendidikan di kota ini sekitar 4 tahun lebih. Tentunya menikmati sate merupakan hal yang sudah biasa saya lakukan ketika saya menikmati sarapan pagi maupun makan siang . Intinya sate yang dijual di tempat ini diolah oleh penjual langsung dengan menggunakan bahan-bahan yang memang sudah dipilih dan memiliki kualitas yang lebih baik.
Terima kasih kepada semua sahabat steemit yang telah singgah di post saya. Salam @muzack1



Curated by: @ahsansharif