Indahnya Alam Liar

in WhereIN3 hours ago

Pagi ini saya jalan-jalan ke belakang rumah untuk berburu foto-foto cantik, lalu saya melihat ada bunga liar yang indah, dan belalang yang sudah lama tidak saya lihat.

Embun masih nempel di ujung rumput. Udara dingin, seger, kayak Tuhan lagi nyemprotin parfum alam. Kamera di tangan, tapi saya malah diam dulu.

Terus saya liat dia. Bunga liar. Kecil, kuning, dan juga ada yang bult muda, tumbuh di antara rumput liar lain. Nggak ada yang nanam. Nggak ada yang nyiram. Tapi dia tetap mekar, sombong cantiknya.

Langsung keinget rebung berbunga kemarin. Ternyata keindahan nggak butuh pot mahal atau pupuk. Cukup tanah, air hujan, sama izin dari Tuhan.

Belum selesai kagum sama bunga... tiba-tiba "krik krik"! Ada belalang ijo loncat dari daun pisang. Udah lama banget saya nggak liat belalang asli. Zaman SD dulu sering kejar-kejaran sama belalang di sawah.

Saya ketawa sendiri. Belalang itu kayak ngomong: "Lama nggak jumpa ya. Sibuk kerja terus ya?" 😂

Hari ini saya nggak nemu tempat wisata. Tapi saya nemu dua guru: bunga liar yang ngajarin "tetap mekar walau di tempat sempit", dan belalang yang ngajarin "loncat aja, jangan takut jatuh".

Ternyata surga itu nggak jauh. Kadang cuma 5 langkah di belakang rumah.

Buat sobat semua, yuk luangin 10 menit pagi buat keluar rumah. Siapa tau kamu juga bakal ketemu "bunga liar" dan "belalang" versi kamu sendiri 💚

Salam kompak selalu.

By @midiagam

WhereIn Android