The Diary Game [21/03/2026]: Merayakan Hari Raya Idul Fitri
Jam 05.00 pagi kami sudah bangun kemudian menunaikan salat Subuh dan seterusnya mandi dan bersiap-siap berangkat ke masjid untuk menunaikan salat Idul Fitri secara berjamaah kami harus datang lebih cepat karena biasanya masjid penuh dengan jamaah ketika pelaksanaan salat Idul Fitri bahkan jamaah perempuan harus berada di luar masjid
Pelaksanaan salat Idul Fitri dan khutbah hari raya Idul Fitri berlangsung dengan khidmat Khatib Tengku muksal Mina mengajak jamaah untuk bersyukur karena sudah dapat melalui ibadah bulan suci Ramadan dengan baik dan harus mampu mempertahankan nilai-nilai kebaikan dan ketakwaan yang didapatkan selama bulan suci Ramadan kemudian saya juga sempat berfoto bersama dengan Khatib yang juga sahabat saya tengkuk salmina.
Kemudian saya langsung pulang ke rumah dan sarapan pagi anak-anak sudah bersiap siap mereka sangat antusias menyambut hari raya dengan memakai baju yang baru tentu saja hal tersebut sangat disunahkan kemudian tidak lupa kami berfoto bersama dan setelah itu saya menuju ke kuburan almarhum mertua saya yang berada sekitar 10 meter di depan rumah di kuburan keluarga Kemudian kami berdoa bersama.
Kemudian saya bersama keluarga pulang ke rumah almarhum ayah saya yang sekarang hanya ditinggali oleh adik saya dan ada Bibi atau Kakak dari almarhum ayah saya yang saat ini sedang sakit stroke tidak bisa bangun lagi kebetulan Di rumah sudah banyak Keluarga kami yang datang menjenguk Bibi saya tersebut tentu saja ini menjadi momen bertemu dan bersilaturahim sekaligus bermaaf-maafan di hari yang suci.
Di rumah Ayah saya juga sempat kembali berfoto bersama keluarga namun ada berapa foto yang tidak sempat dikirim karena menggunakan kamera profesional setelah itu seperti biasanya kami makan lontong yang menjadi hidangan khas di hari raya Idul Fitri Setelah itu saya bersama keluarga juga sempat berziarah ke makam almarhumah ibu dan ayah saya di Matangkuli.
Setelah sholat Dhuhur sudah menjadi tradisi di hari pertama hari raya Idul Fitri kami keluarga besar berziarah di makam almarhum mertua saya di mana pemakaman tersebut merupakan pemakaman keluarga di mana seluruh keluarga besar kami dimakamkan di situ sambil kami berdoa bersama juga telah dipersiapkan hidangan kenduri kari kambing dan juga ini menjadi momen silaturahim dan saling memperkenalkan diri bagi keluarga besar karena sudah ada yang punya anak dan cucu yang tinggalnya sudah tersebar.
Malam harinya setelah menunaikan salat magrib juga sudah menjadi rutinitas saya di malam pertama hari raya bersilaturahim bersama masyarakat desa kami kepada dua orang guru di daerah kami yaitu Tengku Martunis di daerah Blang Hasan dan juga kepada Abi Fauzi yang juga merupakan sepupu dari istri saya, Setelah bersilaturahim dari rumah kedua guru kami tersebut barulah saya kembali pulang ke rumah untuk beristirahat karena waktu juga sudah menunjukkan jam 22.30 lewat.
Demikian Diary kegiatan harian saya, semoga bermanfaat untuk semuanya, terima kasih kepada sahabat semuanya yang berkenan membaca dan memberikan dukungan untuk saya dan khususnya kepada Admin dan Moderator Steem SEA











🎉 Congratulations!
Your post has been upvoted by the SteemX Team! 🚀
SteemX is a modern, user-friendly and powerful platform built for the Steem community.
🔗 Visit us: www.steemx.org
✅ Support our work — Vote for our witness: bountyking5